GPTs custom: Cara Mudah Membuat Asisten AI Pribadimu

Pelajari semua tentang GPTs custom! Panduan lengkap membuat custom GPT tanpa coding menggunakan GPT builder, dari instruksi khusus hingga monetisasi di GPT Store.

GPTs custom: Panduan Lengkap Bikin Asisten AI Sendiri

Pernah nggak sih, lagi asyik pakai ChatGPT, tapi rasanya ada yang kurang ‘pas’? Misalnya, kita harus jelasin berulang-ulang kita maunya gaya bahasa A, format B, dan jangan pernah sebut kata C. Agak repot, ya? Nah, gimana kalau ada cara bikin versi ChatGPT yang khusus dibuat untuk kita? Yang sudah hafal mati semua aturan main kita? Kabar baiknya, itu sekarang jadi kenyataan. Selamat datang di era GPTs custom!

Di artikel ini, kita bakal kupas tuntas seluk-beluk GPTs custom. Mulai dari apa itu sebenarnya, kenapa ini jadi gebrakan besar, sampai gimana cara kita, orang biasa, bisa membuat custom GPT sendiri tanpa perlu jadi jagoan coding. Ini bukan cuma mainan baru, tapi alat super canggih yang bisa mengubah cara kita bekerja, belajar, dan berkreasi. Yuk, kita bedah bareng-bareng!

 

Apa Sih Sebenarnya GPTs custom Itu?

Jadi, gampangnya gini: Anggap saja ChatGPT standar itu kayak koki di restoran besar yang bisa masak apa aja, tapi rasanya standar. Nah, GPTs custom itu kayak kita nyewa koki pribadi. Kita bisa kasih dia resep rahasia keluarga, suruh dia masak pakai gaya spesifik (misalnya, “selalu rendah garam, tinggi protein”), dan dia bakal ingat selamanya.

GPTs custom adalah versi spesialis dari model AI generalis (seperti GPT-4). Kita bisa “melatih” mereka, bukan dengan coding rumit, tapi dengan instruksi bahasa manusia, data tambahan, dan kemampuan khusus. Tujuannya? Untuk bikin asisten AI yang jago banget di satu bidang spesifik.

Misalnya, kita bisa bikin custom GPT yang jago nulis skrip video YouTube dengan gaya kita, atau custom GPT yang hafal semua menu dan promo di kafe kita untuk bantu jawab pertanyaan pelanggan. Keren, kan? Semuanya dibuat pakai alat yang namanya GPT builder, yang bakal kita bahas nanti.

 

Kenapa Kita Perlu GPTs custom?

Mungkin ada yang mikir, “Ah, paling cuma gimmick.” Eits, tunggu dulu. Dampak dari GPTs custom ini jauh lebih besar dari yang kelihatan di permukaan. Ini bukan cuma soal kenyamanan, tapi soal pergeseran fundamental dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi.

Ini adalah langkah besar menuju AI yang benar-benar personal dan bermanfaat di level mikro. Sebelumnya, kita cuma bisa pakai AI yang dibuat perusahaan besar. Sekarang, kita bisa bikin AI kita sendiri.

Personalisasi AI di Level Berikutnya

Dulu, kita punya “Custom Instructions” di ChatGPT, yang sudah lumayan bantu. Tapi GPTs custom membawanya ke level dewa. Kita nggak cuma ngasih instruksi dasar, tapi kita bisa ngasih “kepribadian” utuh. Kita bisa tentukan perannya (misalnya, “kamu adalah editor buku yang sinis tapi jenius”), tujuannya, dan batasan-batasannya.

Personalisasi ini bikin interaksinya jauh lebih efisien. Kita nggak perlu lagi copy-paste prompt panjang yang sama setiap kali mau mulai obrolan baru. GPTs custom kita sudah “siap tempur” begitu kita buka. Ini menghemat waktu dan, jujur aja, bikin prosesnya jauh lebih menyenangkan.

Meningkatkan Produktivitas Kerja Sehari-hari

Di sinilah letak ’emas’-nya buat banyak orang. Bayangkan alur kerja (workflow) yang sering kita ulang. Misalnya, setiap hari Jumat kita harus bikin laporan mingguan dari data mentah, lalu ubah jadi poin-poin slide presentasi, terus bikin draf email untuk dikirim ke bos. Itu bisa tiga sampai empat langkah beda.

Dengan GPTs custom, kita bisa bikin satu asisten bernama “Asisten Laporan Jumat”. Kita tinggal unggah data mentahnya, dan dia langsung memproses semuanya sesuai format yang sudah kita ajarkan. Produktivitas meroket! GPTs custom bisa jadi spesialis untuk tugas-tugas mikro yang menyita waktu, membebaskan kita untuk fokus ke hal-hal strategis.

Demokratisasi Pembuatan AI (No Code!)

Ini bagian paling revolusioner. Dulu, bikin aplikasi AI butuh tim engineer, data scientist, dan modal besar. Sekarang? Cukup langganan ChatGPT Plus. OpenAI merancang GPT builder sebagai platform no code (tanpa coding). Siapa pun yang bisa ngobrol, bisa bikin AI.

Tentu, ada bagian teknis untuk fitur advanced (yang kita sebut ‘Actions’), tapi untuk 90% kebutuhan, semuanya bisa dilakukan lewat percakapan. Mau bikin AI analis SEO? Tinggal bilang, “Kita mau bikin AI yang bisa analisis artikel, kasih skor SEO, dan saran perbaikan.” Ini membuka pintu bagi jutaan ide kreatif yang sebelumnya terhalang tembok teknis.

 

Membongkar Anatomi sebuah custom GPT

Sebelum kita loncat ke cara membuat custom GPT, kita perlu kenalan dulu sama “onderdil” utamanya. Apa aja sih yang bikin sebuah GPTs custom itu pintar dan spesifik? Pada dasarnya, ada tiga komponen utama yang bekerja sama.

Ketiga komponen ini ada di dalam antarmuka GPT builder. Memahami fungsi masing-masing adalah kunci untuk menciptakan custom GPT yang benar-benar kuat dan sesuai harapan.

Instruksi Khusus (Custom Instructions): Sang Otak

Ini adalah inti dari GPTs custom. ‘Instructions’ adalah tempat kita menanamkan kepribadian, aturan main, dan arahan utama. Ini adalah prompt super yang selalu aktif di latar belakang setiap kali kita ngobrol sama custom GPT kita.

Di sinilah kita menulis hal-hal seperti: “Kamu adalah ‘Pakar SEO Santuy’. Kamu selalu menganalisis teks dari sudut pandang SEO On-Page. Gunakan bahasa yang santai, hindari jargon korporat. Selalu berikan jawaban dalam format bullet points.” Instruksi yang jelas dan detail di sini adalah 90% kunci sukses membuat custom GPT.

Basis Pengetahuan (Knowledge Base): Perpustakaan Pribadi

Nah, kalau ‘Instructions’ itu otaknya, ‘Knowledge’ ini adalah perpustakaannya. Ini adalah fitur paling kuat. Kita bisa mengunggah file (seperti PDF, TXT, CSV, dokumen) yang berisi informasi spesifik yang nggak ada di internet atau di luar data pelatihan umum si AI.

Misalnya, kita mau bikin GPTs custom untuk customer service. Kita bisa unggah manual produk, daftar FAQ, dan kebijakan garansi perusahaan kita. Saat ada yang bertanya, AI akan mencari jawaban di dalam file-file yang kita berikan itu. Ini disebut Retrieval-Augmented Generation (RAG). AI jadi pintar karena “membaca” buku contekan yang kita kasih.

Actions (Tindakan): Tangan dan Kaki AI

Ini adalah komponen paling canggih dan satu-satunya yang mungkin butuh sedikit pemahaman teknis. ‘Actions’ memungkinkan GPTs custom kita berinteraksi dengan dunia luar. Maksudnya? Dia bisa mengambil data real-time dari internet atau terhubung ke aplikasi lain melalui API (Application Programming Interface).

Contoh sederhana, kita bisa menghubungkan GPTs custom kita ke API cuaca. Jadi, dia bisa kasih info cuaca terbaru. Contoh rumit, kita bisa hubungkan ke Google Calendar untuk menjadwalkan rapat, atau ke database toko online kita untuk cek status pesanan. Ini mengubah custom GPT dari sekadar kotak obrolan jadi asisten virtual yang bisa melakukan sesuatu.

 

Panduan Step by Step Membuat custom GPT (Menggunakan GPT Builder)

Oke, teori cukup! Sekarang kita masuk ke bagian paling seru: praktik membuat custom GPT. Prosesnya sangat intuitif, semuanya dilakukan di dalam antarmuka yang disebut GPT builder. Syarat utamanya adalah kita harus berlangganan ChatGPT Plus.

Setelah masuk ke akun ChatGPT, cari menu “Explore” atau “My GPTs” dan pilih “Create a GPT”. Kita akan disambut oleh layar yang terbagi dua: panel ‘Create/Configure’ di kiri dan panel ‘Preview’ (untuk uji coba) di kanan.

Tahap 1: ‘Create’ vs ‘Configure’ (Percakapan vs Manual)

GPT builder menawarkan dua cara untuk memulai. Tab ‘Create’ adalah mode percakapan. Di sini, kita ngobrol sama AI pembuatnya. Dia bakal nanya, “Kita mau bikin apa nih?” Kita jawab aja, misalnya, “Aku mau bikin asisten penulis konten yang fokus di resep masakan sehat.”

Nanti GPT builder akan otomatis menyarankan nama, gambar profil (dibuat pakai DALL-E 3), dan merumuskan draf ‘Instructions’ awal. Ini cara yang asyik dan cepat untuk mulai.

Tab ‘Configure’ adalah mode manual. Di sini kita bisa langsung isi sendiri semua ‘onderdil’ yang tadi kita bahas: Nama, Deskripsi, Instructions, upload Knowledge, dan atur Actions. Saran terbaik? Mulai dari ‘Create’, biarkan AI bikin draf awal, lalu pindah ke ‘Configure’ untuk menyempurnakannya.

Tahap 2: Merumuskan Instruksi yang Jitu

Ini adalah tahap krusial dalam membuat custom GPT. Di boks ‘Instructions’ (di tab ‘Configure’), kita harus super spesifik. Jangan cuma bilang, “Buatkan artikel.” Tapi bilang, “Peranmu adalah penulis artikel SEO. Selalu mulai dengan outline. Target audiens adalah pemula. Gunakan gaya bahasa semi-formal. Panjang artikel minimal 1000 kata. Cek fakta sebelum menulis.”

Semakin detail instruksinya, semakin akurat hasil dari GPTs custom kita. Tulis semua aturan, batasan, format output, dan gaya bahasa yang kita inginkan. Anggap saja kita lagi briefing asisten manusia.

Tahap 3: Mengunggah ‘Knowledge’ (Basis Pengetahuan)

Jika GPTs custom kita butuh data spesifik, di sinilah tempatnya. Klik ‘Upload files’ di bawah bagian ‘Knowledge’. Kita bisa unggah PDF panduan brand style guide kita, transkrip wawancara, daftar harga produk, atau bahkan file CSV berisi data.

Ingat, file yang diunggah ini bersifat private. AI akan menggunakannya sebagai referensi utama. Jadi, kalau kita tanya sesuatu yang jawabannya ada di file itu, dia akan memprioritaskan jawaban dari sana. Ini sangat penting untuk bikin custom GPT yang punya pengetahuan unik.

Tahap 4: Mengatur ‘Capabilities’ (Kemampuan Bawaan)

Secara default, OpenAI memberikan tiga kemampuan bawaan yang bisa kita centang: Web Browsing (untuk cari info real-time di internet), DALL-E 3 Image Generation (untuk membuat gambar), dan Code Interpreter (untuk menjalankan kode Python, analisis data, dan bikin grafik).

Kita harus pilih dengan bijak. Kalau kita bikin custom GPT untuk analisis data penjualan, centang Code Interpreter. Kalau kita bikin “Logo Designer”, centang DALL-E 3. Kalau kita bikin “Asisten Riset Berita”, centang Web Browsing. Menonaktifkan yang tidak perlu bisa bikin GPTs custom kita lebih fokus.

Tahap 5: (Opsional) Menghubungkan ‘Actions’ dengan API

Ini langkah advanced. Kalau kita butuh GPTs custom kita terhubung ke layanan lain, kita bisa klik ‘Add actions’. Kita perlu mendefinisikan ‘Schema’ API (pakai format OpenAPI). Ini kedengarannya rumit, tapi banyak layanan kayak Zapier yang mempermudah proses ini, bertindak sebagai jembatan antara GPTs custom kita dan ribuan aplikasi lain.

Bagi kebanyakan pengguna, langkah 1-4 sudah lebih dari cukup untuk membuat custom GPT yang sangat kuat. Tapi opsi ‘Actions’ ini membuka potensi tak terbatas bagi yang paham teknis.

Tahap 6: Uji Coba dan Iterasi

Panel ‘Preview’ di sebelah kanan adalah ‘arena bermain’ kita. Setiap kali kita mengubah sesuatu di ‘Instructions’ atau ‘Knowledge’, kita harus langsung mencobanya di panel preview. Coba kasih pertanyaan jebakan. Cek apakah dia mengikuti aturan.

Proses membuat custom GPT itu nggak sekali jadi. Ini adalah proses iterasi. Coba, perbaiki instruksinya, coba lagi. Terus lakukan ini sampai kita puas dengan performanya. Kalau sudah oke, klik ‘Save’ atau ‘Publish’ di pojok kanan atas. Kita bisa pilih apakah mau disimpan untuk private, dibagikan via link, atau dipublikasikan ke publik (GPT Store).

 

Ide Cemerlang Menggunakan GPTs custom untuk Bisnis dan Hobi

Sudah tahu cara buatnya, sekarang bingung mau bikin apa? Dunia GPTs custom itu seluas imajinasi. Ini beberapa ide sebagai pemicu kreativitas.

Untuk Profesional dan Freelancer

Bayangkan punya tim asisten pribadi. Seorang freelance writer bisa bikin custom GPT “Editor Gaya Bahasa” yang sudah dilatih pakai semua artikel portofolionya, jadi output-nya selalu konsisten.

Seorang digital marketer bisa bikin “Ahli Judul Clickbait” yang bisa menghasilkan 50 opsi judul iklan dalam sekejap. Seorang programmer bisa bikin “Penerjemah Kode Python ke JavaScript” yang dilatih pakai dokumentasi proyek spesifiknya.

Untuk Pemilik Bisnis (Internal)

Ini bisa jadi penghemat biaya operasional yang gila-gilaan. Bikin GPTs custom “HR Buddy” yang sudah di-upload file PDF berisi semua kebijakan cuti, BPJS, dan SOP perusahaan. Karyawan baru bisa tanya langsung ke AI ini daripada mengganggu tim HR.

Atau bikin “Sales Pitch Generator” yang sudah dilatih dengan semua studi kasus dan deck presentasi sukses. Tim sales tinggal masukkan profil klien, dan AI akan meracik draf pitch deck yang relevan.

Untuk Kebutuhan Kreatif dan Hobi

Jangan lupakan kesenangan! Hobi main Dungeons & Dragons? Bikin custom GPT “Dungeon Master” yang bisa menciptakan alur cerita random tapi seru.

Suka masak tapi cuma punya bahan seadanya di kulkas? Bikin “Koki Kreatif” yang kita kasih daftar bahan, dan dia akan kasih resep unik. Atau bikin “Penerjemah Bahasa Gaul” yang bisa mengubah teks formal jadi bahasa tongkrongan, atau sebaliknya.

 

GPT Store dan Peluang Monetisasi dari GPTs custom

Oke, kita sudah bikin GPTs custom yang keren banget. Terus apa? OpenAI nggak berhenti sampai di situ. Mereka menciptakan “GPT Store”, yang pada dasarnya adalah “App Store” tapi isinya adalah GPTs custom buatan pengguna.

Ini membuka pintu baru: monetisasi. Kalau custom GPT kita ternyata sangat bermanfaat dan banyak dipakai orang, kita berpotensi mendapatkan bagian pendapatan dari OpenAI.

Syarat dan Ketentuan Publikasi

Tentu, nggak semua GPTs custom bisa masuk store. Ada proses verifikasi. Kita harus memverifikasi profil pembuat, memastikan GPTs custom kita mematuhi kebijakan penggunaan (nggak boleh bikin yang berbahaya, menipu, atau konten kebencian), dan mengaturnya sebagai ‘Public’.

Visibilitas di store akan bergantung pada seberapa populer dan bermanfaatnya GPTs custom kita. Ini menciptakan ekosistem di mana kualitas dan keunikan jadi raja.

Model Pembagian Pendapatan (Revenue Share)

Model monetisasi ini masih terus berkembang. Awalnya, OpenAI mengumumkan program pembagian pendapatan (revenue share) untuk para pembuat GPTs custom yang paling banyak digunakan. Skemanya didasarkan pada engagement atau seberapa banyak orang memakai custom GPT kita.

Ini adalah insentif besar. Ini mendorong orang untuk nggak cuma bikin GPTs custom untuk diri sendiri, tapi juga memikirkan: “Masalah apa yang bisa aku selesaikan untuk orang lain?” Ini memicu gelombang inovasi dari bawah ke atas.

 

Kapan Sebaiknya Menggunakan Jasa Custom GPT?

Meskipun GPT builder dirancang no-code dan ramah pemula, kenyataannya, membuat custom GPT yang benar-benar canggih, andal, dan siap pakai untuk bisnis itu butuh waktu dan keahlian. Di sinilah peran jasa custom GPT masuk.

Membuat custom GPT itu mudah, tapi mengoptimalisasinya itu sulit. Kapan kita perlu mempertimbangkan pakai jasa custom GPT profesional?

Saat Ide Kompleks, Tapi Waktu Terbatas

Kita punya ide brilian untuk GPTs custom yang bisa mengotomatisasi setengah dari pekerjaan admin di kantor. Tapi kita nggak punya waktu untuk melakukan iterasi, uji coba, dan fine-tuning instruksi selama berjam-jam.

Penyedia jasa custom GPT sudah punya pengalaman. Mereka tahu cara merumuskan instruksi yang paling efektif (sering disebut prompt engineering tingkat lanjut) dan bisa membangun prototipe fungsional jauh lebih cepat.

Kebutuhan Integrasi API (Actions) yang Rumit

Ini alasan paling umum. Perusahaan kita mau bikin custom GPT yang bisa cek stok barang real-time dari database internal, atau bikin yang bisa otomatis posting ke WordPress. Ini semua butuh integrasi API via ‘Actions’.

Bagi orang non-teknis, ini adalah tembok besar. Penyedia jasa custom GPT biasanya punya tim developer yang bisa menangani bagian teknis ini, menjembatani GPTs custom kita dengan sistem apa pun yang kita pakai.

Optimalisasi Instruksi dan Pengetahuan

Kadang, GPTs custom kita suka “halusinasi” atau jawabannya melenceng, padahal kita sudah unggah file Knowledge. Ahli jasa custom GPT paham cara “membentengi” instruksi agar AI tetap di jalurnya.

Mereka juga ahli dalam menstrukturkan file Knowledge. Data yang diunggah itu nggak bisa asal-asalan. Cara kita memformat PDF atau TXT itu berpengaruh besar pada seberapa baik AI bisa menemukan informasi di dalamnya. Mereka bisa membantu optimalisasi data ini.

 

Batasan dan Tantangan dalam Membuat custom GPT

Biar adil, kita juga harus bahas kekurangannya. GPTs custom bukan peluru perak yang menyelesaikan semua masalah. Ada batasan yang perlu kita sadari.

Masalah Konteks dan ‘Knowledge Cutoff’

Pertama, ‘Knowledge’ yang kita unggah itu bukan melatih ulang model AI-nya. AI tidak belajar seperti manusia. Dia hanya mengambil informasi dari file itu saat dibutuhkan. Kadang, dia bisa salah ambil atau gagal menemukan info yang sebenarnya ada.

Selain itu, model dasarnya (seperti GPT-4) masih punya knowledge cutoff (batas waktu pengetahuan). Meskipun bisa browsing, pengetahuan intinya mungkin lawas.

Keamanan dan Privasi Data

Ini kekhawatiran besar. Apa yang terjadi dengan file Knowledge yang kita unggah? OpenAI punya kebijakan bahwa mereka tidak menggunakan data dari API atau pengguna ChatGPT Team/Enterprise untuk pelatihan. Tapi untuk pengguna Plus, aturannya bisa beda.

Ada juga risiko “prompt leaking”, di mana pengguna lain bisa “memancing” GPTs custom kita untuk membocorkan ‘Instructions’ rahasia yang kita tulis. Jadi, hati-hati menaruh data super sensitif di sana.

Persaingan di GPT Store

Monetisasi terdengar keren, tapi realitasnya akan mirip seperti App Store Apple atau Google Play. Ribuan GPTs custom akan bersaing untuk mendapatkan perhatian.

Akan ada banyak custom GPT “sampah” atau yang cuma tiruan. Membuat GPTs custom yang benar-benar unik, bermanfaat, dan punya branding kuat akan jadi tantangan tersendiri untuk bisa sukses secara komersial.

 

Prompt ChatGPT Untuk GPTs Custom

Era GPTs custom sudah resmi dimulai, dan ini mengubah permainan secara total. Kita beralih dari sekadar pengguna pasif AI menjadi kreator aktif. Dengan alat intuitif seperti GPT builder, batasan antara ide dan eksekusi jadi semakin tipis. Kita nggak perlu lagi menunggu perusahaan teknologi besar membuat alat yang kita butuhkan; kita bisa membuatnya sendiri.

Prompt untuk GPT Customer Service

text
Kamu adalah asisten customer service untuk toko online baju wanita. Jawab semua pertanyaan pelanggan dengan ramah, jelas, dan jangan lupa tawarkan promo kalau ada. Kalau pertanyaan di luar stok atau promo, arahkan pelanggan untuk menghubungi admin manusia.

Prompt untuk GPT Copywriting

text
Kamu adalah copywriter profesional yang ahli bikin caption Instagram, iklan Facebook, dan teks iklan yang catchy. Setiap permintaan harus direspons dengan 3 opsi berbeda, dengan gaya bahasa santai, formal, dan lucu. Jangan lupa tambahkan call to action yang kuat.

Prompt untuk GPT Edukasi

text
Kamu adalah tutor online untuk siswa SMA yang belajar matematika. Jelaskan konsep dengan bahasa sederhana, kasih contoh soal, dan minta siswa mencoba sendiri. Kalau siswa bingung, bantu dengan petunjuk step by step, tapi jangan langsung kasih jawabannya.

Prompt untuk GPT Analisis Dokumen

text
Kamu adalah asisten legal yang bisa membaca kontrak bisnis. Highlight poin-poin penting seperti durasi kontrak, tanggung jawab masing-masing pihak, dan potensi risiko. Jangan berikan nasihat hukum, cukup ringkas dan jelaskan poin utama saja.

Prompt untuk GPT HR (Human Resources)

text
Kamu adalah asisten HR yang menjawab pertanyaan umum karyawan, seperti cuti, absensi, tunjangan, dan kebijakan kantor. Jawab dengan singkat, jelas, dan sesuai kebijakan umum, tanpa membuat janji yang butuh persetujuan atasan.

Prompt untuk Bantu Riset Klien

text
Aku mau bikin GPT custom untuk [jenis bisnis klien]. Tolong bantu aku riset: kebutuhan utama mereka, pain points yang bisa diselesaikan AI, dan contoh use case GPT yang cocok.

Prompt untuk Bantu Bikin Proposal / Pitching

text
Bantu aku bikin proposal singkat (1 halaman) untuk menawarkan jasa bikin GPT custom ke [nama klien / jenis bisnis]. Sertakan: apa yang aku tawarkan, manfaat untuk mereka, dan kenapa mereka harus pilih aku.

Prompt untuk Bikin Prompt Custom

text
Aku mau bikin prompt custom untuk GPT yang tugasnya [misal: jadi asisten HR / chatbot customer service / copywriter]. Tolong buatkan draft prompt yang jelas, detail, dan siap diuji.

Prompt untuk Bantu Marketing Konten

text
Bantu aku bikin 5 ide konten media sosial untuk mempromosikan jasa bikin GPT custom. Target audiens: [misal: UMKM, startup, agensi]. Kontennya harus edukatif, menarik, dan bikin penasaran.

Prompt untuk Latihan Jawab Pertanyaan Klien

text
Simulasikan aku sebagai penyedia jasa bikin GPT custom. Kamu jadi calon klien yang penasaran tentang layanan ini. Ayo latihan tanya jawab supaya aku makin siap menghadapi pertanyaan klien sungguhan.

Prompt untuk Bikin Strategi Pricing

text
Bantu aku bikin strategi harga untuk jasa bikin GPT custom. Aku mau punya 3 paket: Basic, Pro, dan Premium. Tolong buatkan perbedaannya dan rekomendasi harga yang kompetitif tapi tetap menguntungkan.

Mulai dari mengotomatisasi tugas receh sehari-hari, menciptakan alat bantu bisnis yang canggih, hingga sekadar bikin teman ngobrol AI yang seru, kemungkinannya tak terbatas. Baik kita memilih untuk membuat custom GPT sendiri atau menggunakan jasa custom GPT untuk proyek kompleks, satu hal yang pasti: AI personal adalah masa depan.

Ini adalah undangan terbuka bagi siapa saja untuk mulai bereksperimen. Jadi, pertanyaan sekarang bukan lagi “Apa yang bisa AI lakukan?”, tapi “AI apa yang mau kita ciptakan hari ini?”.

Selanjutnya : Survey Kepuasan Pelanggan: Cara Jitu Pahami Customer

Table of Contents